Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Disiplin? Perlu nggak sih?

Sedari kecil hingga sekarang ini kita sering mendengar kata disiplin, khususnya saat 'dimarahi' oleh orang tua kita. Bosan memang tapi memang disiplin itu dasar untuk menjadi pribadi yang sukses. Dapat kita lihat contoh berhasilnya adalah masyarakat Jepang. Tingkat kedisiplinan mereka amatlah tinggi, dan itu membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Mereka telah menjadi bangsa yang sukses.
Pada hakekatnya disiplin adalah ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum, undang-undang, peraturan,ketentuan dan norma-norma yang berlaku dengan disertai kesadaran dan keikhlasan hati bahwa memang demikianlah seharusnya. Disini kalimat kesadaran dan keikhlasan amat sangat ditekankan. Hal ini penting agar kepatuhan dan ketaatan itu dilakukan bukan karena keterpaksaan. Ketaatan dan kepatuhan karena terpaksa akan menjadikan manusia hanya taat dan patuh ketika ada pengawasan. Begitu tidak ada yang mengawasi maka disiplinnya luntur dan lama-lama hilang.
Namun demikian, pada kelompok masyarakat tertentu disiplin harus benar-benar dibina, diawasi dan ditegakkan secara ketat karena jenis dan sifat tugas yang dihadapinya. Tuntutan disiplin bagi karyawan swasta, pegawai negeri tentu berbeda dengan anggota TNI dan Polri karena anggota TNI dan Polri adalah manusia yang sudah dilatih dan dipersenjatai. Alangkah berbahayanya jika mereka tidak disiplin. Demikian pula tuntutan disiplin bagi wirausaha yang bekerjanya tidak tergantung kepada kekuasaan orang lain juga akan berbeda.
Terlepas dari hal-hal yang sudah dikemukakan diatas disiplin tetap diperlukan dalam hidup dan kehidupan manusia. Oleh karena disiplin pribadi sangat diperlukan. Dalam pengertian diatas juga dimasukkan kata norma. Disini termasuk norma agama dan norma adat serta norma-norma yang lain yang juga mengikat manusia sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat.


Hidup ini pilihan. Jadi semuanya tergantung pada diri kita masing-masing. Mau menjadi orang sukses? biasa saja? atau mungkin terpuruk? Itu adalah pilihan kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

A Child Called It: Kisah Tragis Seorang Anak 12 Tahun


Pertanyaan pertama yang langsung muncul di kepala saya saat pertama kali selesai membaca buku ini adalah ‘Is it real? Kok bisa ya ada ibu seperti itu??’. Sungguh miris sekali keadaaan anak yang diceritakan di buku ini. Dia diperlakukan dengan sangat kasar oleh ibu kandungnya sendiri, ya beliau merupakan orang yang sama yang telah mengandung selama sembilan bulan si Dave kecil.

A Child Called It ini merupakan buku pertama dari trilogi yang ditulis oleh Dave Pelzer. Merupakan buku nonfiksi karena ditulis berdasarkan kisah nyata dari yang tak lain adalah sang penulis itu sendiri. Dave mengarungi masa kecilnya dengan penuh penderitaan lahir batin dari sang ibu.  Ibu ini pada awalnya adalah sosok ibu yang penuh kasih sayang dan perhatian. Tetapi lalu berubah tanpa ada alasan yang jelas menjadi seseorang yang memiliki tempramen yang tinggi. Hal yang mengherankan adalah mengapa hanya Dave yang menjadi ‘tumbal’ keganasan ibunya, padahal Dave merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Beberapa keganasan ibunya adalah dicekoki makanan sisa anjing, dicemplungi ke bak mandi, dibuat lapar, ditikam, dipaksa makan isi popok adiknya, dicekoki sesendok makan penuh ammonia, dibakar di atas kompor gas, dll. Semua hal itu bagi kita pasti tidak masuk akal jika dialami oleh anak kecil tapi itulah kenyataan yang dituliskan pada buku ini. Sempat saya merasa bahwa cerita ini dibuat-buat, bagaimana bisa seorang ibu tega melakukan hal-hal keji seperti itu kepada darah dagingnya sendiri.

Buku ini mengajarkan sekaligus mengajak kita untuk merasakan kesendiriannya di antara kehangatan keluarga, mereka tidak menghiraukan keberadaannya karena Dave dianggap ‘sesuatu’. Kita dapat merasakan emosi Dave kecil bagaimana ia merasakan kesakitan saat ia dipukuli, serta merasakan sejuta harapan dan impian yang ia pendam dalam hati.

Hikmah yang dapat kita ambil dari cerita ini adalah bagaimana sikap kita untuk terus semangat menjalani hidup, tidak menyerah atau putus asa karena suatu keadaan. Kita dapat mencontoh Dave kecil dimana dia tetap tegar dan tabah menjalani ‘keganasan’ ibunya. Kisah perjalanan Dave hingga beranjak dewasa dan sukses  dituliskan pada buku kedua 'The Lost Boy' dan buku ketiga 'A Man Named Dave'.






Dave Pelzer sekarang adalah seorang pensiunan angkatan udara. Ia telah mendapat penghargaan plus pujian dari dua mantan presisen AS, yakni Ronald Reagan dan George Bush, bahkan ia diperkenankan membawa api olimpiade yang merupakan cerminan semangat hidupnya yang tak pernah mati.

source: (http://adoption.about.com/od/guidereviews/fr/childcalledit.htm)
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Indigo: Sebuah Kunci Untuk Mengubah Dunia

Setelah melihat sebuah acara di salah satu stasiun televisi yang mengangkat kelebihan dari anak indigo saya menjadi tertarik dengan apa itu indigo. Mereka menurut saya adalah anak-anak spesial yang mendapat anugerah lebih dari Tuhan. Anak indigo berbeda dengan anak-anak seusianya. Mereka memiliki sifat yang unik. Sebagian besar juga memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa dan rasa empati yang besar. Mereka tampak berbeda dari anak seusianya karena kebijaksanaan yang mereka miliki.

Mengapa dinamakan anak indigo? Sekitar tahun 1970-an Nancy Ann Tape, seorang cenayang atau yang kita kenal sebagai paranormal, melihat aura seseorang yang berbeda dari yang lain. Ia mengaku bahwa aura yang berwarna indigo (nila atau biru tua) itu belum pernah ada sebelumnya. Beberapa orang beranggapan bahwa adanya anak indigo ini adalah untuk memberikan  perubahan dan kemajuan pada dunia. Tetapi sayang nya tidak sedikit orang yang memiliki pemahaman anak indigo itu ‘aneh’ dan  memiliki kelainan seperti anak autis atau hiperaktif.

Ciri-ciri anak indigo:
  1. Memiliki keinginan yang kuat
  2. Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya
  3. Mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress
  4. Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan
  5. Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus
  6. Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan
  7. Anak indigo belajar secara visual dan kinestetik
  8. Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered
  9. Anak indigo mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk perawatannya.
Anak indigo perlu diperlakukan sama seperti anak biasa lainnya. Bila mereka diperlakukan berbeda mereka akan semakin merasa tertekan. Merawat anak indigo diperlukan ketelatenan dan kesabaran ekstra dikarenakan rasa ingin tahu mereka yang sangat besar dan tidak jarang mereka menanyakan pertanyaan yang tidak lazim. Untuk mengimbanginya sebagai orang tua harus selalu menambah wawasannya.

Banyak anak berbakat yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan sekolah sehingga mereka dikatakan bermasalah seperti terkena Gangguan Pemusatan Perhatian (Attention Deficit Disorder) atau autisme. Sebenarnya, kemampuan mereka jauh di depan. Kebutuhan mereka lebih banyak. Sekolah semestinya mengusahakan cara-cara untuk memanfaatkan apa yang ada dalam diri anak.


source : (http://id.wikipedia.org/wiki/Anak_Indigo)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Down Syndrome: Mereka juga anugerah dari Tuhan

Down Syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21. Kelainan yang pertama kali dikenal oleh Dr. John Longdon Down pada tahun 1866 ini berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental.



Penderita kelainan ini beberapa memiliki tiga ciri khas, yaitu: secara intelektual rendah, secara mental terbelakang dan secara fisik mereka juga lemah. Selain itu kelainan kromosom biasanya juga menimbulkan kerusakan pada sistem organ vital.



Kelainan ini tidak dapat dicegah tetapi dapat diminimalisir keadaan terburuknya yaitu dengan melakukan pemeriksaan kromosom bagi para ibu hamil, disarankan pada bulan awal agar dapat terdeteksi lebih dini. Ibu yang rawan anaknya terkena kelainan ini adalah yang pernah mempunyai anak down syndrome dan ibu hamil diatas usia 40 tahun.



Untuk mendeteksi adanya kelainan pada kromosom, ada beberapa pemeriksaan yang dapat membantu menegakkan diagnosa ini, antara lain:

  • Pemeriksaan fisik penderita
  • Pemeriksaan kromosom
  • Ultrasonografi (USG)
  • Ekokardiogram (ECG)
  • Pemeriksaan darah (Percutaneus Umbilical Blood Sampling)

·          

Anak down syndrome harus mendapat perlakuan khusus misalnya dimasukkan ke dalam sekolah khusus dimana mereka dapat belajar dengan baik tanpa terganggu dengan ejekan dari anak ‘normal’. Sekarang ini saya rasa sudah cukup banyak sekolah-sekolah bagi anak berkebutuhan khusus. Disana mereka diajarkan keterampilan tentang kemandirian, menulis dan membaca, dan beberapa keahlian lain seperti menggambar atau melukis. Pada dasarnya anak down syndrome itu cukup ramah dan terbuka. Sehingga mereka juga dapat bersosialisasi, tetapi untuk itu butuh dorongan dan bantuan dari orang-orang didekatnya. 


Seperti pengalaman saya, kebetulan saya pernah bertetanggaan dengan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Setiap sore dulu saya sering bermain basket di depan rumah, pada waktu yang sama jam belajar di sekolah itu juga sudah usai. Jadi ada beberapa anak yang keluar ke jalan tempat saya bermain. Mereka tidak sungkan ataupun malu-malu untuk meminta bermain bersama saya, lalu saya dengan hati bermain basket bersama mereka. Meskipun hanya main lempar-melempar saja tetapi saya cukup terkesan dengan ekspresi muka mereka yang ramah, santai dan menyenangkan bagi orang lain.


 Jadi pesan terakhir, Anak adalah kado dari Tuhan. Meskipun mereka berbeda dari anak lainnya, mereka bukan untuk disembunyikan, bukan pula untuk dianggap sebagai aib yang memalukan. Mereka semua berhak untuk menikmati kehidupan selayaknya anak normal yang bahagia menjalani hidupnya bukan terasingkan :)




source : (http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_Down)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Soekarno: Putra Sang Fajar

Soekarno atau yang biasa kita kenal sebagai Bung Karno, seorang sosok yang sangat terkenal dan berjasa bagi bangsa Indonesia. Ketika dilahirkan, nama Koesno Sosrodihardjo  adalah pemberian dari orangtuanya. Koesno kecil sering sakit sehingga ketika ia berumur 5 tahun ayahnya mengubah namanya menjadi Soekarno. Nama tersebut diambil dari seorang panglima perang dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna. Nama "Karna" menjadi "Karno" karena dalam bahasa Jawa huruf "a" berubah menjadi "o" sedangkan awalan "su" memiliki arti "baik".

Semasa hidupnya, beliau mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika.

Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai.  Nyoman Rai berasal dari Bali dan merupakan keturunan bangsawan. Soekarno memiliki seorang kakak perempuan yang bernama Sukarmini. Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.

Ia bersekolah pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya ia pindah ke Mojokerto, mengikuti orangtuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto, ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School, sekolah tempat ia bekerja. Kemudian pada Juni 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS).Pada tahun 1915, Soekarno telah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS. di Surabaya, Jawa Timur. Ia dapat diterima di HBS atas bantuan Tjokroaminoto bahkan memberi tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya.

Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan teknik sipil dan Ia berhasil meraih gelar "Ir" pada 25 Mei 1926. Saat di Bandung, Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Bung Karno dan Bung Hatta berhasil memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Dalam sidang PPKI, 18 Agustus 1945 Ir.Soekarno terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama. Beliau selalu berupaya untuk mempersatukan nusantara.

Pemberontakan G-30-S/PKI melahirkan krisis politik hebat yang menyebabkan penolakan MPR atas pertanggungjawabannya. Sebaliknya MPR mengangkat Soeharto sebagai Pejabat Presiden. Kesehatannya terus memburuk, yang pada hari Minggu, 21 Juni 1970 ia meninggal dunia di RSPAD. Ia disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan dimakamkan di Blitar, Jatim di dekat makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah menganugerahkannya sebagai "Pahlawan Proklamasi".

Quote Bung Karno : “Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”

source :  http://id.wikipedia.org

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aufsatz über die patriotischen




Patriot ini merupakan tema dari acara LKMM Pra TD FTIf 2011. Dimana setelah acara ini mahasiswa dapat membangun pribadi yang Patriot.

PRESTATIF: Manusia prestatif adalah mereka yang mampu menggunakan segenap potensi yang ada dalam dirinya sampai pada titik puncaknya (maksimal). Manusia yang prestatif memiliki tiga ciri khusus, yaitu: kreatif, inovatif, dan memiliki orientasi kehidupan yang jelas dan benar. Kreatif, Kreativitas merujuk pada karakter seseorang yang mampu menghadirkan berbagai pemikiran baru, ide-ide baru, atau solusi baru dalam kehidupan. Inovatif, inovasi merupakan produk konkret dari kreatifitas itu sendiri, seseorang yang kreatif belum tentu inovatif tetapi seseorang yang inovatif pasti kreatif. Orientasi kehidupan yang jelas, untuk menjadi pribadi yang prestatif kita harus memikirkan setiap apa yang kita perbuat apakah memberikan manfaat bagi orang lain. Kita harus menanamkan sebuah prinsip bahwa kita hidup di dunia ini harus bermanfaat bagi orang lain sehingga menjadikan kita ‘sesuatu’ di mata Tuhan. Ketiga ciri tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk membangun pribadi yang prestatif . Contoh manusia prestatif yang patut kita teladani tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW. Dalam buku Michael H. Hart, seorang ahli astronomi dan ahli sejarah terkenal di Amerika Serikat, menyebutkan Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang paling berpengaruh diantara milyaran orang di dunia. Karena ia adalah satu-satunya manusia yang berhasil secara luar biasa baik dalam kegiatan keagamaan maupun pemerintahan. Selain itu beliau dapat menyatukan beberapa golongan yang benar-benar berbeda pandangan. Hal-hal itulah yang patut kita teladani menyeimbangkan antara dunia dan akhirat. 

AKTIF: aktif yang disebutkan dalam hal ini yaitu aktif berperan dalam bidang-bidang yang positif. Dalam ruang lingkup kecil seperti pada saat perkuliahan atau pun dalam ruang lingkup besar yaitu bidang organisasi mahasiswa. Menjadi mahasiswa yang aktif memiliki banyak sekali keuntungan, diantaranya dikenal banyak orang (hubungan sosial yang tinggi) sehingga bila mendapat kesusahan tidak susah mencari pertolongan. Selain itu dari segi materiil menjadi mahasiswa aktif dapat memudahkan kita mendapat beasiswa. Dengan mendapat beasiswa kita telah menunjukkan awal dari keberhasilan kita kepada orang tua, dan tentunya hal itu akan menjadi suatu pencapaian yang sangat membanggakan bagi orang tua kita. Pembuktian memang sangat diperlukan mengingat sudah sangat besar jasa orang tua bagi diri kita. Entah sudah berapa uang yang mereka keluarkan untuk menyongsong kehidupan kita. Bahkan kadang orang tua lebih mementingkan diri kita daripada dirinya sendiri. Jadi sudah merupakan kewajiban kita untuk memberi balasan sebuah prestasi untuk membuat mereka bahagia. 

TANGGAP: Mahasiswa harus peduli dan tanggap dengan kejadian yang ada di sekitarnya. Misalnya di bidang kemanusiaan tanggap menolong atau memberi bantuan ketika ada orang terdekat mengalami musibah. Dengan kepedulian itu kita mendapatkan nilai plus di mata orang lain sehingga orang lain akan menganggap kita sebagai pribadi yang baik dan patut diteladani. Tetapi kita harus tetap memiliki rasa rendah hati yaitu dengan tidak membesar-besarkan atau sombong. Tulus ikhlas dan tanpa pamrih menjadi dasar setiap pertolongan yang kita berikan. Tanggap dengan keadaan sekitar akan melatih kepekaan kita dan cara berpikir bagaimana kita memberikan solusi yang terbaik atas sebuah permasalahan. 

KRITIS: Mahasiswa memiliki suatu peranan penting dalam alur kepemerintahan yaitu sebagai perpanjangan tangan pemerintah dan sekaligus penyambung lidah masyarakat. Dari situ kita dapat menarik kesimpulan bahwa mahasiswa dituntut untuk memiliki pola pikir yang kritis sehingga dapat menjadi jembatan yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dimana aspirasi masyarakat dapat tersalurkan kepada pemerintah dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dapat diimplementasikan secara baik di masyarakat. Kritis disini kita diwajibkan untuk berpikir secara subjektif. Posisi kita netral tidak memihak siapapun diantara pemerintah dan masyarakat. Sebuah peristiwa terkena yang mengambarkan sikap kritis mahasiswa adalah peristiwa 12 Mei 1998. Pada hari tiu terjadi demonstrasi besar-besaran yang menuntut perbaikan ekonomi dan reformasi total. Dan dari peristiwa inilah mahasiswa dapat dikatakan berhasil menggulingkan rezim yang sangat berkuasa pada saat itu yaitu Bapak Soeharto dan menandai berakhirnya orde baru. 

VISIONER: manusia yang visioner adalah seseorang yang dapat melihat jauh sekali kedepan, tanpa batasan dan halangan. Mengutip sebuah makna dari lambang HMSI yaitu biru muda artinya sebuah visi yang seluas langit yang tanpa batas. Dengan mematok mimpi setinggi mungkin kita jadi dapat berusaha semaksimal kita untuk mencapainya. Menjadi pribadi yang visioner mampu memunculkan sifat ulet, fokus, rajin dan tidak mengenal putus asa dalam diri kita. “Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan.” (Mario Teguh). 

TANGGUNGJAWAB: Mahasiswa harus memiliki tanggungjawab yang tinggi. Sebagai manusia nantinya di akhirat akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka lakukan di dunia. Apapun yang kita perbuat harus mampu apabila nantinya dimintai pertanggungjawaban. Kita harus berhati-hati atas semua keputusanyang kita ambil. “You are responsible for your life. You can’t keep blaming somebody else for your dysfunction. Life is really about moving on.” (Oprah Winfrey). 

Menjadi mahasiswa yang PATRIOT adalah sebuah pilihan. Pilihan ini yang akan mengantarkan kita untuk menjadi pribadi yang sukses. Hendaknya sekarang ini kita mampu untuk mempertimbangkan mana yang benar dan yang salah. Sikap dewasa harus kita munculkan, sekarang ini kita bukan lagi anak kecil yang selalu ikut-ikutan. Kita harus memiliki prinsip dan tujuan hidup yang jelas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sitta Karina: Inspiring Youth

Sitta Karina Rachmidiharja merupakan seorang penulis novel, cerpen, dan esai yang sebagian besar bertemakan kehidupan remaja dan masyarakat daerah perkotaan. Perempuan kelahiran Karya-karyanya dibukukan oleh penerbit Terrant Books dan Gramedia Pustaka Utama. Sejumlah cerpennya dimuat di majalah-majalahternama seperti CosmoGIRL!, HAI, SPICE!, Gogirl!, Cerita Kita, 21-Degrees dan Bukuné. 

Sitta adalah orang yang sangat  fashionable, juga menyukai puisi, pantai, dan segala hal yang berhubungan dengan alam. Selain itu ia  memiliki hobi meracik kopi, jadi tak heran jika ketika menulis ia selalu ditemani secangkir kopi hangat

Kecintaanya pada dunia tulis-menulis diwarisinya dari kakek tercinta, Mara Karma. Pada awalnya sang kakek melarang Sitta untuk menjadi penulis dikarenakan pendapatan dari pekerjaan ituyang tidak menentu. Jadi belum bisa menggantungkan hidup sepenuhnya dari menjadi pekerjaan tulis-menulis. Kakeknya menyarankannya untuk menjadi insinyur saja.
Keinginan Sang kakek tercapai, perempuan bernama panjang sitta karina satyakarma ini pernah menjadi konsultan di perusahaan pertambangan (tepatnya Freeport-McMoran Mining Industry). Selain itu Sitta juga sempat bekerja di Citibank.
Para pembaca yang menyukai tulisan Sitta Karina pasti juga tidak asing mendengar nama ‘keluarga Hanafiah’. Ya Sitta menulis beberapa novelnya dengan background yang sama yaitu keluarga Hanafiah. Ia mendapat inspirasi dari keluarga besarnya sendiri, Keluarga Karma dan Keluarga Diran. Karya-karyanya yang bercerita tentang keluarga tersebut adalah Lukisan Hujan, Putri Hujan dan Ksatria Malam, Pesan dari Bintang, Imaji Terindah, Seluas Langit Biru dan yang baru saja terbit Titanium. Dimana disetiap novelnya menceritakan tokoh utama yang berbeda dan tokoh utama tersebut pastilah bagian dari keluarga Hanafiah.
Sitta Karina juga menghasilkan sebuah karya yang menggambarkan dunia khayalannya dimana di dalam didunia itu imajinasinya bebas berkelana menciptakan sesuatu yang sebenarnya mungkin tapi memang tidak ditemukan di kehidupan nyata. Dua buah karyanya itu berjudul The Magical Seira dan Aerial. Dua novel ini juga merupakan novel yang berseri. 

Ciri khas Sitta Karina adalah menarik, simpel, dan sarat akan makna kehidupan. Membaca novelnya seakan membka jendela wawasan kita tentang dunia yang belum kita kenal sebelumnya. Seperti novel Putri Hujan dan Ksatria Malam yang bersetting di Los Angeles Amerika Serikat membuat kita jadi jauh mengenal kebudayaan di negara tersebut. 
Karya-karya Sitta Karina

Semoga di Indonesia akan terus lahir penulis-penulis berbakat seperti Sitta Karina ini yang tidak hanya menjual kehidupan percintaan tapi juga menyajikan sisi-sisi kehidupan lain yang dapat memberi pelajaran berarti dalam proses pendewasaan kita ini.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS